Kunjungan Studi Banding Griya Tahfidz Al Khidr Tangerang ke Pesantren YAHQI Ngasem Bojonegoro

Pesantren YAHQI Ngasem Bojonegoro menerima kunjungan studi banding dari Griya Tahfidz Al Khidr Tangerang pada Selasa, 30 September 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi serta memperluas kerja sama antar lembaga pendidikan Islam di Indonesia.
Pada kesempatan tersebut, pengasuh Pesantren YAHQI, para asatidz, serta perwakilan santri menyambut hangat kedatangan tamu spesial. Selanjutnya, dalam sambutannya, pengasuh Pesantren YAHQI menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kunjungan tersebut. Beliau juga menegaskan bahwa kegiatan studi banding seperti ini menjadi sarana penting untuk bertukar pengalaman dan memperkaya wawasan dalam pengelolaan lembaga pendidikan, khususnya di bidang tahfidz Al-Qur’an dan pembinaan santri berbasis penguasaan bahasa asing.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan profil dan program unggulan Pesantren YAHQI, di antaranya program tahfidz Al-Qur’an, penguasaan empat bahasa (Arab, Inggris, Jepang, dan Mandarin), serta pembentukan karakter santri melalui kegiatan kepemimpinan dan komunikasi publik.
Sambutan dari Perwakilan Griya Tahfidz Al Khidr
dalam kesempatan tersebut, Ibu Ussi, guru dari Griya Tahfidz Al Khidr Tangerang, menyampaikan apresiasinya terhadap Pesantren YAHQI.
Beliau memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di dunia pendidikan dan telah berkeliling ke berbagai pesantren.
Ibu Ussi mengaku terkesan dengan kemampuan santri YAHQI dalam berkomunikasi dan berbicara di depan umum.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan:
“We are very pleased, truly pleased, for your warm welcome for our courtesy visit here. We are very amazed with your ability in speaking. Mostly, every one of you can speak well in public. That’s one of the advantages of studying here.”
Ibu Ussi menekankan pentingnya kemampuan komunikasi dan public speaking bagi para santri. kemampuan tersebut menjadi modal utama dalam menyampaikan ilmu, gagasan, dan pendapat kepada masyarakat. Selanjutnya Ia juga memberikan saran agar santri-santri YAHQI dapat berpartisipasi dalam kompetisi debat Bahasa Inggris di berbagai lembaga pendidikan. Menurutnya, kemampuan berbahasa asing yang telah menjadi budaya di Pesantren YAHQI merupakan modal kuat untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Penutup
Selanjutnya, Griya Tahfidz Al Khidr memberikan cendera mata sebagai simbol penghargaan dan harapan.

Pesantren YAHQI menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Griya Tahfidz Al Khidr Tangerang atas kunjungan dan kesempatan berbagi pengalaman. Semoga kegiatan ini memperkuat sinergi antar lembaga pendidikan Islam dan menginspirasi peningkatan kualitas pembelajaran pesantren.



