
Bulan Ramadhan merupakan momentum istimewa bagi umat Islam, termasuk para santri Pondok Pesantren YAHQI. Di lingkungan pesantren, Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai bulan ibadah, tetapi juga sebagai sarana penguatan tarbiyah dalam proses pendidikan santri.
Sejalan dengan visi mencetak generasi Qur’ani, berakhlak mulia, dan berwawasan global, Ramadhan dimanfaatkan sebagai masa pembinaan yang lebih intensif.
Dengan moto “Yakin bisa, harus bisa, pasti bisa”, YAHQI menguatkan pembinaan spiritual, intelektual, dan karakter santri selama bulan suci.
Ramadhan sebagai Bulan Al-Qur’an selain itu
Pendidikan Al-Qur’an menjadi fokus utama di YAHQI selama Ramadhan.
Berbagai program Qur’ani dilaksanakan, seperti tilawah, tahfizh, murojaah, tarawih dengan maqra’ satu juz, serta khataman 30 juz dalam rangkaian tarawih.
Melalui pembiasaan ini, santri tidak hanya dikuatkan hafalannya, tetapi juga diarahkan memahami dan mengamalkan nilai Al-Qur’an.
Ramadhan menjadi momentum mempererat hubungan santri dengan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Puasa sebagai Sarana Pembentukan Akhlak dan Disiplin
Puasa Ramadhan berperan sebagai media pendidikan karakter yang efektif.
Santri dilatih menahan diri, menjaga adab, serta meningkatkan kesabaran dan keikhlasan.
Nilai-nilai tersebut sejalan dengan tujuan YAHQI dalam membentuk santri yang unggul secara akademik dan matang secara spiritual.
Melalui puasa, santri belajar mengendalikan perilaku, menjaga kedisiplinan ibadah, menghormati guru, serta menumbuhkan kepedulian sosial.
Menghidupkan Malam Ramadhan dengan Ibadah dan Ilmu
Malam Ramadhan di YAHQI diisi dengan ibadah yang terarah dan terprogram.
Kegiatan meliputi tarawih berjamaah, tadarus Al-Qur’an, qiyamul lail, serta pengaosan kitab.
Kebersamaan dalam ibadah memperkuat ukhuwah Islamiyah.
Suasana pesantren pun terasa lebih khidmat dan penuh keberkahan.
Ramadhan sebagai Awal Perubahan
Ramadhan menjadi momentum muhasabah dan perbaikan diri bagi santri.
Semangat berlomba dalam kebaikan tampak dalam peningkatan ibadah dan akhlak.
Nilai-nilai yang ditanamkan selama Ramadhan diharapkan terus terjaga setelahnya.
Santri dipersiapkan untuk mengamalkan pembelajaran Ramadhan di tengah masyarakat.
Penutup
Ramadhan di Pondok Pesantren YAHQI merupakan bagian dari proses pendidikan berkelanjutan.
Melalui pembinaan yang terarah, Ramadhan diharapkan melahirkan santri bertakwa, berilmu, dan berakhlakul karimah.
Dengan semangat “Yakin bisa, harus bisa, pasti bisa”, YAHQI terus berkomitmen mencetak generasi Islam yang unggul dan berdaya saing



