Yayasan Hafizh Qur’an Indonesia (YAHQI) menggelar Motivational Webinar Sharing Session Beasiswa S2–S3 LPDP pada 6 Juni 2026. Webinar ini mengangkat tema “Membuka Jalan Studi S2 dan S3 melalui Beasiswa LPDP: Dari Mimpi Menjadi Prestasi.”

Kegiatan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting. YAHQI menghadirkan dua narasumber inspiratif, yaitu Ustadz Shokhib Sofii dan Ustadzah Zakiyyatul Fitriyah. Keduanya merupakan awardee LPDP Program Magister dan Doktoral Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal.

Webinar ini bertujuan memperluas wawasan santri tentang pendidikan tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan informasi praktis tentang proses mendapatkan Beasiswa LPDP.

Moderator Membuka Acara dengan Semangat dan Motivasi

Moderator membuka webinar dengan menyapa seluruh peserta yang hadir. Para santri dan santriwati YAHQI mengikuti kegiatan ini dengan antusias.

Dalam pengantarnya, moderator mengajak peserta untuk berani bermimpi besar. Ia menegaskan bahwa kesempatan melanjutkan studi hingga jenjang S2 dan S3 terbuka bagi siapa saja.

Moderator juga menjelaskan tujuan utama webinar ini. Peserta dapat belajar langsung dari penerima Beasiswa LPDP. Mereka bisa memahami pengalaman, tantangan, dan strategi yang telah terbukti berhasil.

Abuya Moh. Wahyudi Ajak Santri Menatap Masa Depan

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Abuya Moh. Wahyudi. Beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, beliau mendorong para santri untuk terus meningkatkan kualitas diri. Menurut beliau, santri harus berani memiliki cita-cita besar. Pendidikan tinggi dapat menjadi salah satu jalan untuk memberikan manfaat yang lebih luas.

Beliau juga mengingatkan pentingnya menguasai ilmu agama dan ilmu pengetahuan. Kedua hal tersebut perlu berjalan seimbang. Dengan demikian, santri dapat berkontribusi bagi umat, bangsa, dan negara.

Narasumber Bagikan Pengalaman Meraih Beasiswa LPDP

Ustadz Shokhib Sofii dan Ustadzah Zakiyyatul Fitriyah kemudian memulai sesi utama. Keduanya membagikan pengalaman saat mengikuti seleksi LPDP.

Mereka menjelaskan bahwa proses mendapatkan beasiswa membutuhkan persiapan yang matang. Konsistensi belajar juga menjadi faktor yang sangat penting.

Selain itu, mereka menekankan pentingnya membangun rekam jejak yang baik. Pengalaman organisasi dan kegiatan sosial dapat menjadi nilai tambah. Prestasi akademik juga tetap perlu diperhatikan.

Peserta tampak antusias mengikuti pemaparan tersebut. Banyak di antara mereka yang baru mengetahui berbagai peluang studi lanjut melalui LPDP.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *