Santri YAHQI Raih Peserta Terbaik di Kuliah Film Santri – Madrasah Media 2025

Selamat dan sukses untuk Sister Niza, delegasi dari Pesantren YAHQI, yang berhasil meraih penghargaan sebagai Peserta Terbaik dalam kegiatan Kuliah Film Santri – Madrasah Media 2025, yang diselenggarakan oleh Media Pondok Jatim wilayah Regional Bojonegoro, Lamongan, dan Tuban.

Prestasi ini menjadi bukti nyata semangat dan dedikasi santri YAHQI dalam mengembangkan potensi di bidang media kreatif dan dakwah digital. Selama kegiatan berlangsung, Sister Niza aktif berdiskusi, antusias berpartisipasi dalam forum, serta menonjol dalam praktik pembuatan film. Keberaniannya menuangkan ide-ide kreatif menjadi karya yang bermakna membuatnya layak menjadi Peserta Terbaik.

Pencapaian ini menjadi simbol semangat santri zaman kini — bahwa hidup di pesantren bukanlah penghalang untuk terus bertumbuh, berkarya, dan berprestasi. Santri YAHQI terus membuktikan bahwa mereka mampu menyeimbangkan ilmu pesantren dengan keterampilan modern yang relevan dengan perkembangan zaman.

Pesantren YAHQI: Menumbuhkan Santri yang Berkarya dan Berdaya Saing

Pesantren YAHQI senantiasa mendorong para santrinya untuk menjadi pribadi yang tidak hanya alim dalam agama, tetapi juga cerdas, kreatif, dan mandiri dalam berkarya. Semuanya punya kesempatan sama untuk berkembang baik di bidang bahasa, sains, maupun media dan teknologi. Hal ini merupakan bentuk komitmen dalam mendukung santri dengan membuka ruang seluas-luasnya bagi santri untuk mengembangkan potensinya.

Semangat ini sejalan dengan moto YAHQI:

“Yakin bisa, harus bisa, pasti bisa.”

Moto tersebut bukan sekadar slogan, melainkan dorongan untuk berani mencoba hal baru. Karena hanya dengan itu kita akan belajar banyak hal.

Tentang Madrasah Media

Madrasah Media merupakan ruang lahirnya generasi santri kreatif yang siap berdaya di era digital. Melalui kegiatan Kuliah Film Santri, para peserta mendapatkan pembekalan menyeluruh tentang dunia perfilman. Diantaranya dari penyusunan konsep cerita, teknik produksi, pengambilan gambar, hingga penyampaian pesan dakwah melalui karya visual.

Dengan mengusung semangat “Santri Berkarya Lewat Layar Kaca”, kegiatan ini menghadirkan Filmmaker Santri Intensive Class bersama instruktur profesional, Sokhibun Ni’am, M.Pd., yang diselenggarakan pada 11–12 Oktober 2025 di Pondok Pesantren Nurul Falah Balongsumber, Bojonegoro.

Selama dua hari pelatihan, para santri tidak hanya mendapatkan E-Modul, Sertifikat, Coffee Break, dan Penginapan, tetapi juga pengalaman berharga yang membuka wawasan mereka tentang bagaimana cara mengemas dakwah secara menarik melalui film dan media digital.

Capaian Sister Niza menjadi contoh bahwa santri masa kini mampu menjadi agen perubahan, yang memadukan nilai keislaman dengan keterampilan era modern. Harapannya, semakin banyak santri yang terinspirasi untuk berani tampil, berekspresi, dan berkontribusi positif bagi masyarakat melalui karya-karya kreatifnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *