Hari Ibu di Ponpes YAHQI : Sebuah Pesan Untuk Anakku
Agenda Hari Ibu di PonPes YAHQI, Ngasem Bojonegoro: Mengingat Perjuangan Ibu
Hari Ibu di PonPes YAHQI. Dalam rangka memperingati Hari Ibu, Pondok Pesantren YAHQI, Ngasem Bojonegoro menggelar serangkaian acara istimewa pada 21 hingga 23 Desember. Kegiatan ini berlangsung di Pesantren YAHQI: Hujroh Al A’raf, Al Furqon, dan Al Kahfi. Sebagai salah satu persembahan untuk memperingati Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember
Rangkaian Acara
21 Desember: Pembacaan wasilah menjadi pembuka agenda hari ini. Kemudian para santri akan mulai melaksanakan tasmi’ bersama-sama sebagai bentuk penghormatan dan hadiah spesial untuk Hari Ibu.
22 Desember: Setelah seharian penuh melaksanakan tasmi’ tepat pada tanggal 22 Desember Kegiatan kemudian ditutup dengan doa khotmil qur’an. Malam hari, Abuya Moh. Wahyudi memberikan “gemblengan” atau motivasi kepada para santri. Dalam pesan beliau, Abuya menekankan pentingnya totalitas dalam belajar di pondok serta perjuangan untuk menjadi anak yang sukses. Yang dapat membahagiakan kedua orang tua. Acara berlangsung lancar walaupun di tengah kondisi hujan dan mati lampu tapi Abuya tetap menyempatkan menyampaikan motivasi bagi seluruh santri.
23 Desember: Agenda terakhir diisi dengan Muhasabah Bersama. Sesi “Ibu : Pesan untuk Anakku,” mengajak para santri merenungi makna kasih sayang dan perjuangan seorang ibu melalui sebuah video. Tidak sampai di situ, ternyata para panitia sudah menyiapkan kejutan berupa video dari ibu masing-masing santri. Di dalam video tersebut para ibu pastinya mendoakan kebaikan bagi putri-putri mereka. Tak sedikit yang menangis terharu, baik dari santri maupun para ibu.
Pesan Inspiratif
Acara ini tidak semata untuk memperingati Hari Ibu pada 22 Desember saja, tetapi juga untuk mengingatkan para santri bahwa penghormatan kepada ibu haruslah setiap hari. Sebagaimana ibu yang setiap saat berjuang tanpa lelah merawat, mendidik, dan menyayangi anak-anaknya, maka dengan acara ini kami (panitia) mengajak para santri untuk senantiasa memuliakan ibu mereka setiap hari. Sebagaimana yang selalu di dawuhkan Abuya,
“Berjuanglah, nak. Kamu harus menjadi anak yang sukses, agar kamu bisa membahagiakan ibu dan bapakmu. Supaya bisa sukses kamu harus belajar dengan sungguh-sungguh, dengan totalitas. Terus Berdo’a, Insyaallah akan sampai.” Pesan ini menjadi pendorong semangat bagi para santri untuk terus berusaha mencapai kesuksesan demi membalas cinta kasih orang tua mereka.
Kesimpulan
Agenda Hari Ibu di PonPes YAHQI merupakan momen yang penuh makna, menggugah hati, dan memperkuat ikatan batin antara santri dengan orang tua, khususnya ibu. Melalui tasmi’, doa, gemblengan, dan muhasabah berhasil mengajak para santri terus mengenang dan menghargai peran luar biasa seorang ibu dalam kehidupan mereka.



